Tampilkan postingan dengan label baby. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baby. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 April 2013

10 Perawatan yang Benar untuk Bayi Baru Lahir

Suasana rumah jadi hangat dengan tangis bayi baru lahir. Ketahui 10 cara perawatan yang benar agar bayi baru Anda  menjadi bayi paling bahagia sedunia!

1. Makan Lagi, Makan Lagi. Pada bulan-bulan pertama, lapar adalah penyebab utama bayi menangis. Karena itu,   menawari bayi makan adalah cara paling efektif untuk menyetop tangisnya,  meski  itu  berarti  Anda harus menyusui bayi sesering mungkin; pagi, siang, sore dan malam. Mengapa bayi makan lagi makan lagi? Ini karena,  rasa lapar adalah sensasi baru  baginya. Di rahim ibu  bayi  terbiasa  menerima asupan makanan terus-menerus dari plasenta, sehingga tidak pernah merasa lapar.

Ketika lahir ke dunia, sistem pencernaan bayi belum terbiasa untuk  mencerna makanan  dalam jumlah besar, kemudian “kosong” beberapa waktu.  Untuk membantu bayi beradaptasi dengan perbedaan ini, pada minggu-minggu pertama  Anda tidak perlu menjadual jam makan bayi. Berilah dia makan sesering mungkin.  Jadual makan bayi akan terbentuk  di usia kira-kira lima minggu.

2. Waktunya Buang Air! Pipis dan BAB  bayi  baru juga  belum kenal jadual. Tetapi  sering buang air adalah  hal yang baik, pertanda bayi cukup makan. Jangan   tunda mengganti popoknya, agar bayi tidak menangis karena basah dan tidak nyaman.  Amati juga air seni  dan fesesnya karena keduanya bisa menjadi alat ukur kondisi bayi, misalnya, air seni yang terlalu kuning  menandakan bayi kurang cairan. Feses bayi  yang  mendapat ASI  ekslusif lebih lunak dan tidak  terlalu berbau. Setelah bayi pipis atau BAB, segera bersihkan alat kelaminnya. Bubuhi bokong dan selangkangannya dengan krim untuk menghindari ruam popok.


3. Baby Dress Code. Apa iya, bayi baru lahir harus dibedong sepanjang hari? Apa betul bajunya harus berlapis-lapis dan selalu pakai selimut? Ayahbunda,  iklim tropis di negara kita sebenarnya tidak cocok dengan pakaian bayi gaya dibuntel-buntel.  Saat udara panas dan    bayi berada di ruangan non-AC,  coba cek belakang leher bayi, jika terasa panas dan lembab,  berarti dia  kegerahan. Jika demikian, singkirkan alas tidurnya dan ganti bajunya dengan yang  lebih ringan. Pastikan  pakaian bayi terbuat dari bahan alami, seperti katun 100%,   yang      menyerap keringat, mudah dicuci dan disetrika. Panduan berbusana  untuk bepergian lain lagi. Kenakan mantel atau cardigan,  kaos kaki, sepatu dan topi pada bayi untuk mencegah dia  masuk angin.

4. Kosmetika Bayi. Kosmetika bayi banyak macamnya, ada baby bath,  baby shampoo, baby oil,  baby lotion, baby powder, baby cream,  baby cologne dan hair lotion. Sebenarnya tidak semuanya dibutuhkan  oleh bayi, jadi bijaksanalah dalam memilih.  Apa pun  mereknya, gunakan produk yang sudah teruji secara klinis atau Clinical Proven Mild (CMP). Jika bayi bereaksi negatif saat dipakaikan kosmetika tertentu, misalnya timbul bercak-bercak merah di kulit, maka kemungkinan ia alergi pada kandungan kosmetika tersebut.  Hentikan pemakaian.

Beralihlah pada kosmetika bayi yang  bebas bahan kimia (green product). Masih berhubungan dengan meminimalkan persentuhan bayi dengan bahan kimia, hindari juga menggunakan  produk pengharum atau pelembut pakaian. Bahan kimia di dalamnya terlalu “kuat” dan bisa mengiritasi kulit bayi.


5. Kegiatan yang Dibenci Bayi. Kebanyakan bayi tidak suka acara lepas-pakai baju,  mandi,  keramas, diberi obat tetes mata  dan  tetes hidung hidung. Bisa-bisa dia mengamuk! Solusinya, lakukan kegiatan ini dengan cepat, namun tetap hati-hati. Alihkan perhatian bayi  dengan mengajaknya bercakap-cakap,   memberi pelukan dan ciuman.

6. Lingkungan yang Nyaman. Penting menciptakan lingkungan yang nyaman bagi bayi.  Usahakan lingkungan bayi tidak terlalu ramai atau berisik,  terlalu dingin (kurang dari 20 derajat Celcius) atau terlalu panas (lebih dari  31 derajat Celcius).   Bayi juga bisa rewel karena silau, karena  itu pastikan cahaya lampu atau sinar matahari tidak jatuh tepat ke matanya. Lingkungan yang nyaman juga berarti bebas gigitan nyamuk dan serangga. Anda bisa melakukan fogging di rumah beberapa hari sebelum bayi hadir.  Tidak dianjurkan  menggunakan obat pembasmi serangga di kamar bayi karena racunnya bisa menempel di barang-barang bayi. Gunakan saja kain kelambu.

7. Mainan Bayi. Fungsi mainan  bukan cuma menghibur tetapi juga mengenalkan bayi  pada berbagai bentuk dan melatih otot matanya agar lebih terfokus. Untuk itu, pilihlah mainan dengan warna-warna cerah. Mainan bergerak dan berbunyi (musical mobile) yang digantung di tempat tidur akan merangsang indra penglihatan dan pendengaran bayi.  Beruang Teddy  yang lembut menyenangkan bayi saat  ia merabanya.  Rattle, mainan genggam yang berbunyi jika     digoyang, juga  menghibur dan melatih indra bayi. Tetapi tidak selalu harus mainan mahal, lho.  Bayi juga sangat terhibur melihat pantulan dirinya di cermin,bayangan  di tembok dan tetes hujan. Dan, tentu saja tidak ada yang lebih menggembirakan bayi dibanding saat ia bermain dengan ayah dan ibunya.

8. Ritual Tidur. Total waktu tidur bayi baru adalah 16 jam sehari, dengan tidur malam yang gelisah, diseling beberapa kali bangun. Setelah usia 5 minggu, barulah bayi memiliki pola tidur tetap, yaitu tidur lebih awal di malam hari  dan terbangun 2 - 3 kali di tengah malam. Ritual tidur bisa membantu bayi tidur lebih cepat dan berkualitas. Tahapannya, mandikan bayi dengan air hangat yang sudah ditetesi baby bath, pijat bayi dengan baby oil atau lotion, setelah itu ciptakan suasana tenang di kamar tidurnya. Anda bisa membacakan dongeng, menyanyikan lagu nina bobok atau membubuhi bayi dengan baby powder. Gunakan produk bayi yang    harumnya menenangkan, namun aman dan teruji secara klinis atau Clinically Proven Mild (CMP).

9. Kenali Penyakit Bayi Baru Lahir.
Kolik, ruam popok,  hidung mampet, infeksi mata, lidah berjamur dan demam pasca imunisasi adalah beberapa penyakit langganan bayi baru.   Saat mengalaminya, bayi akan rewel dengan tangis yang tidak biasa. Cepat cari tahu dan  atasi. Jika Si Kecil ruam popok, buka  popoknya bersihkan, dan biarkan dia tanpa popok -  diangin-angin – sementara waktu. Hidung mampet,  infeksi mata, demam pasca imunisasi dan lidah berjamur dapat diantisipasi dengan  resep obat dari dokter. Sedangkan kolik  yang umumnya tidak dapat disembuhkan,  bisa diatasi dengan membuat bayi nyaman; diayun-ayun,  disusui, atau diusap-usap perutnya.

10. Orang-orang di Sekitar Bayi. Bayi memang menggemaskan, tetapi, perlakukanlah dia sewajarnya. Jika terlalu banyak orang yang menggendong dan mengajak bercanda,  jika sedikit-sedikit pakaiannya diganti, sedikit-sedikit  diberi makan, atau jika Ayah dan Bunda bereaksi berlebihan terhadap tangisannya, bayi bisa stres juga. Selain itu, perasaan bayi yang halus membuatnya dapat “menangkap” suasana hati ibu sebagai orang terdekatnya. Ketika mood ibu jelek akibat kelelahan misalnya, bayi bisa tahu dan  dia pun ikut-ikutan rewel. Jadi, jagalah suasana hati Anda  di dekat bayi. Kalau perlu istirahat, serahkan bayi pada pengasuh lainnya di rumah.

Minggu, 14 April 2013

Bedong bayi

Membedong merupakan istilah di negeri kita untuk ‘membungkus’ bayi dengan kain. Kain yang digunakan pun biasa disebut dengan kain bedong. Beberapa manfaat membedong bayi, antara lain:

-> Membantu bayi Anda agar tidak terganggu dengan gerakan kejut yang biasa dikenal dengan refleks Moro

-> Membantu bayi Anda untuk tetap hangat, terutama pada hari-hari pertama dalam kehidupannya. Nantinya secara berangsur, tubuhnya akan menyesuaikan dengan lingkungan sekitar, sehingga kain bedong tidak diperlukan lagi

-> Membantu menenangkan bayi Anda
Ketika bayi Anda dibedong dengan benar, dia akan merasa hangat dan aman, dan bedong pun berguna untuk menenangkan si kecil ketika dia menerima rangsangan yang berlebihan.
Jika Anda melahirkan di bidan, maupun di rumah sakit, biasanya sebelum pulang, mereka akan mengajarkan kepada Anda bagaimana cara membedong si kecil. Namun jika Anda masih bingung, atau belum percaya diri melakukannya, Anda bisa melihat video singkat kami mengenai salah satu cara yang baik untuk membedong bayi Anda.

Beberapa Tips Seputar Membedong Bayi

  1. Perhatikan kondisi bayi Anda ketika awal akan membedong; jangan melakukannya ketika dia sedang lapar misalnya, atau masih basah setelah mandi, ataupun ketika ia sedang lelah.
  2. Jangan membedong terlalu kencang, dengan memaksa kaki bayi agar lurus, karena praktek seperti ini akan merusak sendi lututnya dan juga bisa menyebabkan displasia pangkal paha (hip dysplasia). Untuk mencegahnya, pastikan Anda meninggalkan ruang yang cukup pada bagian bawah bedong (bagian kaki), sehingga bayi Anda tetap bisa menekuk lututnya.
  3. Jika cuacanya dingin, Anda boleh memakaikan baju dan celana panjang kepada si kecil. sebelum ia dibedong. Namun jika cuaca sedang panas, pastikan ia hanya memakai kaos singlet dan celana pendek. Kalau tidak, ia akan sangat kepanasan.
  4. Jangan sampai kain bedong menutupi daerah wajah bayi Anda.
  5. Ketika bayi Anda tertidur dengan dibedong, sebaiknya ia jangan diletakkan berdampingan dengan Anda, karena ia pun mungkin akan kepanasan. Bayi yang dibedong ketika tidur, sebaiknya dibuat sedemikian rupa sehingga sekelilingnya merupakan udara bebas dan tidak tertutup, agar ia memperoleh cukup udara dan tidak merasa kepanasan.

Rabu, 10 April 2013

Manfaat Menggendong

Gaya pengasuhan menggendong atau babywearing tercetus dari secarik kain sederhana yang digunakan untuk menggendong bayi. Tak hanya jalinan kelekatan saja yang dihasilkan dari menggendong, namun ada berbagai manfaat yang muncul dari kegiatan menggendong bayi.
Untuk bayi :

* Menenangkan. Anda dan bayi bergerak dan beraktivitas bersama. Buah hati Anda akan mendengar suara Anda ketika Anda berbicara dengan orang lain. Ia ikut merasakan emosi Anda, dan yakin Anda memberinya rasa aman serta nyaman. Keadaan ini membuat ia tak punya alasan untuk rewel karena ia masih menempel pada ibunya.
* Mengajarkan bayi bergembira. Umumnya bayi tidak ingin sendirian saat terjaga. Ia butuh seseorang berada di dekatnya. Ketika dalam kandungan, bayi setiap saat mendengar suara Anda dan belaian tangan Anda. Ketika menggendong, Anda menciptakan langkah-langkah berirama, mengajaknya tersenyum, mengajaknya ngobrol. Itu semua merupakan cara mengajarkan bayi bergembira.
* Menstimulasi sistem keseimbangan. Sistem keseimbangan terletak di bagian dalam telinga, yang bekerja sebagai sensor keseimbangan tubuh. Stimulasi saat Anda melakukan gerakan lembut pada saat menggendong seperti mengusap atau membelai bayi, membantu bayi untuk bernapas sehingga sistem keseimbangan tumbuh dengan lebih baik. Sistem keseimbangan yang baik dapat meningkatkan kemampuan motorik.
* Mengajarkan tentang dunia. Bayi ikut melihat apa yang Anda lihat saat ia dalam gendongan. Ia diajak untuk siap berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam dekapan Anda, bayi dapat melihat dan mengamati kejadian di sekitarnya dengan perasaan aman. Ketika ia melihat ekspresi Anda, ia juga belajar tentang emosi.
* Belajar bicara. Bayi yang sering digendong punya keterampilan bicara lebih baik. Sebab bayi sudah memerhatikan dan menyimak percakapan Anda. Bahkan bayi bisa merasa ikut diajak bicara, karena posisi bayi berada dalam level mata dan suara yang jaraknya cukup dekat dengan Anda.

Untuk Anda:

* Mudah disusui. Perangkat “Baby B” Babywearing dan Breastfeeding saling mendukung dalam manfaat yang satu ini. Saat menggendong, memudahkan Anda untuk menyusui bayi. Anda juga dapat memberikan posisi nyaman untuk bayi menyusu, dibandingkan bila ia hanya tidur di atas tempat tidur.
* Sambil bekerja. Menggendong bayi dapat membuat kehidupan Anda menjadi lebih mudah. Anda tak harus menunggui bayi di kamar sepanjang hari. Menggendong bayi dapat membebaskan Anda untuk tetap beraktivitas. Saat ia terjaga dari tidurnya, Anda bisa segera mengajaknya ngobrol.
* Anda lebih perhatian. Posisi bayi di pelukan Anda yang dekat dengan pandangan Anda menjadikan Anda menjadi lebih memerhatikan gerak-gerik bayi. Keamanan dan kenyamanan bayi lebih mudah Anda rasakan. Anda pun jadi lebih mengenal kebiasan buah hati Anda. Anda belajar untuk peka dan merespon bayi dengan tepat.
* Mudah ditidurkan. Bila bayi sulit tidur, menggendong bisa jadi langkah selanjutnya setelah Anda yakin popoknya kering dan perutnya kenyang. Menggendong bisa jadi cara untuk menidurkan bayi dengan lebih mudah, diiringi nursery rhymes. Alunan musik, suara merdu Anda ditambah ayunan lembut adalah ramuan ampuh untuk menidurkan bayi. Bayi pun tidur lebih nyaman dan lama.
* Praktis bepergian. Sebentar atau lama tak jadi soal, sebab Anda tinggal ambil gendongan dan si kecil pun nyaman keluar rumah bersama Anda.

http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Psikologi/manfaat.menggendong.bayi/001/007/649/2/4

Selasa, 09 April 2013

Berat badan Baby


Selama ini ada anggapan, bayi kurus berarti kekurangan gizi atau menderita penyakit tertentu.Padahal, penyebabnya bisa macam-macam.

ACUAN KURUS

Normalnya, berat badan (BB) bayi baru lahir harus mencapai 2.500 gram. Tidak terlalu besar, juga tak kelewat kecil. Sebab kalau terlalu kecil, dikhawatirkan organ tubuhnya tak dapat tumbuh sempurna sehingga dapat membahayakan sang bayi sendiri. Sebaliknya, terlalu besar juga ditakutkan sulit lahir dengan jalan normal dan mesti lewat operasi sesar.

Nah, pertambahan BB bayi bisa dilihat per triwulan. Pada triwulan I, kenaikan BB berkisar 150-250 gram/minggu, triwulan II kenaikannya 500-600 gram/bulan, triwulan III naik 350 - 450 gram/bulan, dan triwulan IV sekitar 250-350 gram/bulan.

Acuan untuk melihat normal-tidaknya BB adalah saat usianya mencapai 6 bulan dan 1 tahun. Di usia 6 bulan, BB bayi harus mencapai 2 kali lipat berat lahir dan menjadi 3 kali lipatnya pada usia 1 tahun. "Kurang dari ini, BB nya bisa disebut rendah atau ia termasuk bayi kurus."

Bayi kurus adalah yang saat lahir BB-nya rendah atau di bawah 2.500 gram. "Penyebabnya dipengaruhi saat masih berada dalam kandungan. Inilah yang sangat menentukan karena di situlah pembentukan dan pertumbuhan organ tubuh dimulai."

BERAT MANDEK

Meski saat lahir BB-nya normal, belum tentu juga selanjutnya perkembangan BB-nya akan normal sesuai dengan pertumbuhannya. "Pada fase tertentu, ada kecenderungan pertambahan berat badan bayi akan melambat." Antara 1 sampai 6 bulan, pertambahan BB bayi terbilang cepat, "Tapi di atas 6 bulan, pertambahannya melambat. Ini terjadi hampir pada seluruh bayi. Salah satu penyebabnya, karena pada tahap ini biasanya bayi sudah lebih banyak bergerak dan pertumbuhannya mengarah ke pertinggian badan."

Bila pertambahan BB bayi di usia 6 bulan, misalnya, menjadi tidak normal alias tidak bertambah atau malah berkurang, "Perlu dilihat penyebabnya," terang Alinda. Mungkin ada penyakit yang bersarang di tubuhnya semisal penyakit infeksi terutama TBC dan diare. "Penyakit membuat nafsu makan anak berkurang dan akhirnya BB-nya tak mau naik."

Selain itu, bayi kurus juga bisa mengindikasikan kekurangan gizi. Ini umumnya karena kebiasaan di keluarga di mana kadang ibu tak cermat memberi nutrisi yang tepat untuk bayi. Padahal,bayi perlu asupan nutrisi yang seimbang. Bisa juga karena si bayi bosan dengan makanan yang itu-itu saja dan akhirnya emoh makan."Di sisi lain, kondisi psikis bayi menentukan pula keinginannya untuk makan. Kalau ia merasa tertekan karena sering dipaksa, misalnya, bisa saja nafsu makannya berkurang."

"Bila terlalu kurus, segera konsultasi ke dokter."

Soalnya, lanjutnya, "Untuk mengembalikannya menjadi normal kita harus melihat apa yang menjadi sebabnya." Bila karena penyakit, harus disembuhkan dansambil menyembuhkan penyakitnya, kita pun harus melakukan konsultasi gizi untuk mengetahui gizi yang tepat bagi bayi.

KIAT MENGATASI

Jika memang penyebabnya karena penyakit, tak ada cara lain, si penyakit harus disembuhkan secara total. Pada saat yang sama pula, bayi diberi nutrisi yang cukup agar ia tidak jadi kurus. Sebab, jika bayi kena infeksi dan dibiarkan tanpa ada tindakan tepat hingga akhirnya menimbulkan masalah kekurangan gizi, misalnya, bakal sulit meningkatkan BB-nya. Penanganannya pun akan menjadi lebih kompleks.

Ciri-ciri bayi malnutrisi, jelas Alinda, bisa dilihat dari fisiknya. "Bila parah hanya tinggal kulit dan tulang saja." Pemberian gizi tidak hanya satu segi saja, tetapi harus seimbang antara pemberian protein, karbohidrat, lemak, kalori, dan vitamin. Sumbernya pun tidak harus yang mahal, lebih baik dari yang murah. "Seperti protein, tak harusdari hewani saja. Dari nabati pun bisa. Misalnya anak diberitahu dan tempe."

Sumber : dr. Alinda Rubiati, Sp.A, via www. balita-anda.com

Jumat, 30 Desember 2011

Mitos Seputar bayi


"Jangan terlalu lama menggendong bayi, nanti bau tangan." Pernahkah Anda mendengar ucapan tersebut? Jika iya, perkataan itu hanyalah sebuah mitos.

Ketika menjadi ibu baru, Anda tentu kerap dibuat bingung dengan larangan atau imbauan yang disampaikan orang lain. Benarkah saran dari mereka? Haruskah diikuti? Jangan-jangan cuma mitos, itulah yang mungkin ada di pikiran Anda.

Agar tidak bingung lagi, berikut ini lima mitos tentang bayi yang salah dan apa fakta sebenarnya:

Mitos 1: Jika terlalu lama digendong, bayi akan bau tangan dan ingin digendong terus

Fakta: Bidan di Ontario, Kanada, Karin Terpsta mengatakan kenyataan yang ada justru berbeda jauh dari mitos di atas. "Merespon bayi dengan cepat justru bisa membuat bayi jadi tidak kesal dan lebih mudah menenangkannya jika dia menangis," tambah Terpsta.

Dokter anak asal Kanada, Denis Leduc menambahkan, di beberapa negara ada ibu yang menggendong bayi mereka seharian dan itu tidak menimbulkan efek apapun. Menurut Leduc, menggendong bayi tidak akan menyebabkan apapun kecuali ibu dan bayi menjadi lebih dekat dan menguatkan ikatan mereka.

Mitos 2: Bayi akan tidur nyenyak setelah usia tiga bulan

Fakta: Sampai usia tiga bulan, bayi belum bisa benar-benar tidur nyenyak selama delapan jam. "Bisa tidur nyenyak di malam hari adalah bagian dari proses perkembangan bayi," ujar Leduc. Dijelaskannya, selama 1-3 bulan, dalam waktu 24 jam bayi akan tidur 16-20 jam. Namun waktu tidur yang cukup lama itu akan dibagi-baginya. Misalnya saja, bayi akan tidur selama tiga jam lalu bangun untuk tiga jam berikutnya.

Baru pada usia 4-6 bulan, bayi mulai bisa mengetahui perbedaan siang dan malam. Pada saat itu mereka pun bisa tidur lebih lama di malam hari, sekitar lebih dari enam jam atau lebih. Baru pada usia sembilan bulan, 70-80% bayi bisa tidur dengan nyenyak di malam hari.

Mitos 3: Bayi yang diberi makanan padat lebih cepat (usia 3-4 bulan) biasanya akan tidur lebih lama dan tidak cepat lapar di malam hari.

Fakta: "Mitos itu benar-benar salah," ujar Terpsta. "Justru, memberikan bayi makanan padat sebelum enam bulan bisa membuat pencernaannya terganggu karena sebenarnya belum siap," tambahnya.

Sementara menurut Leduce, ginjal bayi sebenarnya belum siap menerima apapun selain ASI sebelum enam bulan. Bukan hanya itu, dengan memberikan makanan sebelum enam bulan, bayi berisiko mengalami obesitas.

Mitos 4: Bayi yang baru lahir tidak bisa melihat ibu dengan jelas, hanya berupa bayangan.

Fakta: Sejak baru lahir bayi langsung bisa melihat dengan fokus dalam jarak pandang 20-30 cm. Pada minggu pertama kelahirannya, bayi biasanya akan memberikan respon pada gerakan dan fokus pada wajah ibu, yang memang sering ada di dekatnya. Jika bayi mulai tersenyum, artinya dia sudah mengenali ibunya.

Mitos 5: Menangis bagus untuk perkembangan paru-paru bayi, jadi jangan buru-buru menggendongnya saat dia mulai menangis.

Fakta: "Kebutuhan emosi bayi harus direspon," ujar Leduc. "Semakin ibu sering memberikan respon atas emosinya di tiga bulan pertama hidupnya, bayi akan merasa semakin aman dan nyaman," tambahnya.

Jumat, 11 November 2011

Menggendong Bayi membuat manja?... Mitos or Fakta

"Bayi yang sering digendong jadi manja… Mitos atau fakta?)"Orang tua dulu selalu bilang, bayi jangan dibiasain digendong, nanti jadi manja. Pola pikir itu cukup mempengaruhi saya, sampai saya membaca beberapa artikel menarik (judulnya Sling Babies dan BELIEVE IT OR NOT . . . YOU CAN’T SPOIL AN INFANT) yang berhasil mengubah pemikiran saya.

Seperti manusia dewasa pada umumnya, bayi tidak hanya memiliki kebutuhan fisik (seperti susu, makan, berpakaian, mandi) yang harus dipenuhi, tapi juga kebutuhan emosional. Seperti yang dikatakan di salah satu artikel itu, “the need for attachment, feelings of safety, security and belonging is the first, and many believe the most important need of an infant”… jadi jangan berpikir setelah bayi Ibu kenyang dan bersih, dia nggak butuh apa-apa lagi! Ya, bayi Anda butuh dipeluk, digendong, dihibur, dia butuh tahu bahwa dia disayang dan berarti… bahwa ibunya selalu ada di sampingnya dan siap memenuhi segala kebutuhannya…

Dan satu kutipan lagi yang menarik, “Consistently responding to a baby’s needs will foster feelings of safety, security and trust . . . crucial elements for good mental health and healthy relationships.” Jadi memenuhi kebutuhan emosional bayi Ibu dengan cara menggendongnya, menghiburnya, mengajaknya bermain, tidak akan membuat bayi menjadi manja, sebaliknya, hal itu justru akan menjadi dasar terbentuknya mental yang sehat. Beberapa riset menunjukkan bahwa bayi yang sering digendong akan memiliki rasa percaya diri yang lebih besar daripada bayi yang jarang digendong. Bayi juga lebih cepat mandiri, dan motoriknya lebih cepat berkembang!

Ternyata selama ini pemikiran bhw bayi semakin sering digendong jd manja itu SALAH

Abby SwaddlePod

Chubby SwaddlePod diciptakan dan didesain mengutamakan keselamatan tidur bayi.

Chubby SwaddlePod ini sangat ideal untuk bayi baru lahir, menciptakan rasa nyaman layaknya dalam rahim ibu dan menjaga tidur bayi tetap tenang dan tidak mudah terbangun.

Chubby SwaddlePod ini merupakan Swaddler/bedong yang didesain dan sangat direkomendasikan oleh para ahli untuk meminimalisir refleks moro (kejut) pada bayi.

Bedong praktis yang sangat nyaman, sangat sederhana dan mudah digunakan. Cukup membuka retsleting, masukkan bayi kedalam Chubby SwaddlePod lalu tutup retsleting kembali. Bahan yang lembut, kombinasi sempurna cotton dengan spandex, mampu melar mengikuti gerakan bayi.

Cara Pemakaian :
1.Buka retsleting pada Chubby SwaddlePod
2.Masukkan bayi dengan tangan tertekuk, dan kaki lurus
3.Tutup kembali retsleting dan tidurkan bayi terlentang

Length = 60 cm
Bahan Katun Spandex Gramasi 330 gram